Laporan Belajar Mandiri Mata Kuliah Ilmu Kalam
Laporan Belajar Mandiri Mata Kuliah Ilmu Kalam
Aufi Nadila
201520039
Jurusan Bimbingan dan Konseling
Islam Fakultas Dakwah
UIN ULTAN MAULANA HASANUDIN BANTEN
TA 2020/2021
I.
Pendahuluan
Bismillahirrahmaanirrahiim.
Puji syukur yang tak
henti-hentinya terucap pada Ilahi Rabbi yang memberikan berjuta-juta nikmat
yang tak terhitung, serta Shalawat serta salam senantiasa tercurahkan kepada
junjungan kita Baginda Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam.
Pada mata kuliah ini sebelumnya telah dijelaskan
bahwa, Ilmu Kalam atau disebut juga sebagai ‘Aqaid (aqidah) adalah suatu ilmu
yang amat sangat wajib dikaji bagi seorang musafir ilmu yang beragama islam.
Karena sejaitnya islam telah mewajibkan setiap ummat-Nya untuk menuntut ilmu,
dan ilmu ini juga haruslah didasari oleh ilmu syar’i. Aqidah adalah pondasi
sekaligus penentu dalam berfikir secara cermat dan logis, seorang musafir ilmu
harus memiliki landasan yang kokoh dalam berfikir. Dan Islam telah mencakupnya
dalam satu kesatuan kalam bernama Al-Qur’an sumber segala ilmu dan perenungan
dari segala perkembangan ilmu yang ada pada hari ini. Maka dari itu, Ilmu Kalam
ilmu yang mencakup dasar pemikiran Ilmuwan muslim dan dasar pemikiran kita
sebagai akademisi muslim harus didasari dengan ketauhidan, semata-mata karena
Allah-lah yang memberikan kita pencerahan untuk berfikir, serta tujuan dasar
penciptaan makhluk-Nya pun demikian untuk mengakui kuasa serta keesaan-Nya.
Dalam masa pandemi ini, pembelajaran Daring (Dalam
Jaringan) adalah suatu hal baik yang telah diambil oleh pemerintah. Namun
banyak juga hambatan-hambatan yang saya alami selama masa pandemi ini, baik
kendala jaringan, alat yang dan juga situasi yang kurang mendukung, namun
alhamdulillah saya tetap bisa melakukannya dan belajar seperti yang lainnya.
Terkhusus dalam Mata Kuliah Ilmu Kalam ini, saya mendapatkan banyak hal dalam
perkuliahan, dimana pembelajarannya sangat interaktif dan menyesuaikan proses
belajar para mahasiswa baru seperti saya. Hal ini menjadikan saya pribadi lebih
berfikir kritis walaupun dalam kelas saya kurang suka secara daring karena
memberikan rasa batasan ruang dan waktu. Terkhusus Bapak Ahmad Fadhil,
Lc.,M.Hum Dosen Pengampu Mata Kuliah Ilmu Kalam ini telah memberikan saya
banyak bimbingan dalam perkuliahan maupun diluar perkuliahan, pengetikan saya
mungkin hari ini belum sebetulnya sesuai standar tapi berkat beliau, saya
menemukan motivasi untuk menulis dan memfoto moment dalam perjalanan, dan juga
kesenangan saya membaca kembali meningkat.
Dalam proses belajar ini tahap demi tahap saya
lewati dan dalam laporan inilah akan saya rincikan perkembangan juga kebiasaan
baru yang dapatkan dalam proses ini.
II.
Pengalaman Baru
A.
Alasan Memilih Tema
Terdapat
tiga tema yang wajib saya selesaikan sebelumnya, ketiganya memiliki daya tarik
tersendiri bagi saya dan menjadikan saya tak dapat berhenti untuk mencari
referensi dan kaitan-kaitanya.
Selanjutnya saya memilh Tema ke-2 dengan Subjek Pembahasan Pemikiran Kalam Tentang Politik. Hal ini merupakan bentuk rasa penasaran sekaligus bertanya-tanya pada banyaknya aliran kalam yang lahir, bahkan sampai adanya perseteruan antara satu sama lainnya. Maka dari itu, ketika saya sedikit membaca secara keseluruhan dapat saya simpulkan adanya kepentingan politik diantara sebab munculnya aliran kalam dan hal ini juga yang menyebabkan saya membahasas lebih dari 2 aliran kalam karena ingin merelevansikan anatara satu dengan yang lainnya.
Pada Tema Ke-3 saya memilih Subjek Pembahasan Kapitalisme dan Paganisme, karena seiring melihat perkembangan zaman yang modern dan juga tata kelola perdgangan bahkan pemerintahan sekarang ini yang tak jarang dapat dikatakan bahwa mau tak mau menyeret kita pada kapitalisme dan juga paganisme, membuat kecohan pada kepala berbayang-bayang dan menjadikan sekutu dalam keyakinan. Miris dan sungguh menjadi perhatian khusus bagi saya, terkhusus lagi untuk para kaum hawa yang dijerat oleh fashion.
B.
Target Belajar
Dalam proses belajar tentunya harus
memiliki target guna melihat pencapaian serta progress yang telah dilalui. Target
belajar saya adalah mampu mendapatkan wawasan baru seluas-luasnya dari berbagai
sumber, memahami materi perkuliahan baik dalam proses belajar mandiri maupun yang
telah disampaikan oleh dosen pengampu mata kuliah, mampu mengimplementasikannya
dalam kehidupan sehari-hari, menjadi lebih kritis dalam berfikir dan bijak
dalam bertindak, yang terakhir adalah mendapatkan semangat spiritualitas yang
baru.
Dari target belajar yang saya
sebutkan diatas, perkiraan presentasi tercapainya mencapai kurang lebih 70% berdampak
pada banyak perubahan yang saya rasakan selama kurang lebih satu semester ini.
C.
Sumber Belajar
1. Akidah Islam (Ketuhanan)
a.
Buku; Asfa Davy
Bya. 2005. Jejak Langkah Mengenal Allah. Jakarta. Maghfirah Pustaka
b.
Youtube; Kursus
Bahasa Arab Online. 23 September 2020. Luasnya Ayat-ayat Allah- Ilmu Hati. KH.
A. Shohib Khaironi. https://youtu.be/VT4WHM6Sndk
c.
Youtube; Almak
Tube. 7 Desember 2019. Ilmu Tertinggi Rahasia Surah Al-Ikhlas “AKU Allah Syeh
Siti Jenar. Admin Almak Tube. https://youtu.be/fygDgzcD4dU
d.
Buku; M. Rojaya.
2010. Quantun Ramadhan : Meraih Takwa di Bulan Puasa. Bandung. Angkasa
e.
Buku; Candra
Malik. 1978. Layla : Seribu Malam Tanpamu. Penerbit Bentang
2. Aliran Akidah (Pemikiran Kalam Tentang Politik)
a.
Website; David
Wadie Fisher-Freberg. Hubungan Sunni-Syiah. 2020. Wikipedia
b.
Artikel; STAI
Masjid Syuhada Yogyakarta. Khawarij dan Murji’ah Perspektif Ilmu Kalam
c.
Youtube; Bujang
Hijrah. 4 Mei 2018. 5 Perbedaan antara Aswaja & Syiah – Ustadz Abdul Somad
Lc MA. https://youtu.be/pa7GZcLXBpw
d.
Blog; Lismanto.
2015. Pemikiran Politik Sunni, Syiah, Khawarij dan Mu'tazilah. https://www.kompasiana.com/lismanto/55124565a33311e656ba8156/pemikiran-politik-sunni-syiah-khawarij-dan-mu-tazilah
3. Akidah Sebagai Solusi Kontemporer (Kapitalisme dan
Paganisme)
a.
Postingan Instagram;
Faktaislam.id https://www.instagram.com/p/CHcZ4U3h_13/?igshid=zfrqvy6ybisw
b.
Website; Blue
Sonic. 2020. Kapitalisme. Wikipedia. https://id.m.wikipedia.org/wiki/Kapitalisme
c.
Buku; Abdullah
Mu’adz. 2013. Ini Dia Tuhan Baru. Cet. 1
- Jakarta: Al-Qalam
d.
Buku; Salim A.
Fillah. 2007. Saksikan Bahwa Aku Seorang Muslim. Yogyakarta: Pro-U Media
III. Pengetahuan Baru
1.
Tema : Akidah Islam
Sub Tema :
Ketuhanan
Subjek Pembahasan :
Kemudian saya pun belajar dari beberapa video pendukung yang saya dapatkan dari youtube, karena beberapa hal pertanyaan-pertanyaan dalam benak saya yang tak kunjung terpenuhi, ditambah rasa penasaran itu dipicu dari pertanyaan guru saya sewaktu di bangku aliyah. Saya belajar mengenai, arti Surah Al-Ikhlas ayat 1, lebih dalam lagi mengenai kenapa Allah itu Esa, keagungan Allah, sebab Allah tempat bergantung dan lain hal yang tidak cukup saya ungkap dalam kalimat demi kalimat dalam blog ini.
Dari buku Quantum Ramadhan saya mulai mengisi nutrisi ruhani saya, mendorong kenapa harus menjadi pribadi yang tawakkal, dan mendorong saya untuk berusaha taqwa karena taqwa dalam buku tersebut dijelaskan: “Ta” berarti Tawakkal (berserah diri); “Qaf” berarti Qana’ah (merasa cukup atau penuh syukur); “Wawu” berarti Wara’ (rasa takut); dan “Ya” berarti Yaqin (Yakin). Dari hal itulah saya sadar taqwa menuntut seseorang untuk benar-benar yakin dan berserah diri khususnya. Singkat padat jelas, disuguhkan penulis menampar sanubari yang gersang ini.
Terakhir saya belajar dari seubuah novel yang berjudul Layla tak seperti novel pada umumnya, saya menemukan buku ini karena galau dan ingin membaca tentang cinta hehe, tapi katanya novel itu tidak menyajikan melodrama. Benar dari novel ini saya dibuat binguung dan takjub, belajar mengenai mencintai sesuatu namun tak lepas cinta itu harus mengarah pada Sang Khalik, saya diajarkan arti mengikhlaskan, arti kepergian dan arti perjalanan dalam hidup. Hakikat tujuan manusia dalam hidup analogi dan bahasa yang digunakan sangat menggugah dan ingin mengulang-ulang kalimatnya. Saya pun jadi seperti mereview sebuah novel akhirnya, tapi begitulah pelajaran yang saya dapatkan di penghujung tema ke-1.
2.
Tema : Aliran Akidah
Sub Tema : Pemikiran Kalam Tentang
Politik
Subjek Pembahasan :
3.
Tema : Akidah Sebagai
Solusi Kontemporer
Sub Tema : Kapitalisme dan
Paganisme
Subjek Pembahasan :
Baiklah pada tema terakhir saya menyinggung soal problematika yang sedang terjadi saat ini dan lebih ganas menyerang para muda-mudi, saya belajar dari buku Ini Dia Tuhan baru dan buku Saksikan Bahwa Aku Seorang Muslim. Pada pembahasannya saya mengetahui apa makna paganisme, apa makna kapitalisme, bagaimana cara mengetahui tanda-tanda yang muncul di lingkungan saya. Saya pun belajar akan bahayanya kapitalisme dan paganisme ini jika kita abai dan lalai (lengah) sedikit saja, karena dengan slogan dan juga macam macam rupa yang dihadirkan menjadikan kita tertipu dan bisa terjerumus dalam gemerlap dunia sampai menyeret kita pada liang kufur dan kafir. Tsumma na’udzubillahi min dzalik. Hal ini membuat saya semakin mawas diri, mengingat waktu yang mendekati akhir zaman, tak heran terjadi banyak hal aneh dan diluar nalar yang terjadi. Saya pun belajar untuk tidak melayani nafsu terus-menerus dan belajar untuk bersikap sewajarnya pada orang-orang yang dikagumi. Dan dari sini saya sadar untuk tidak langsung terbawa ajakan atau pengaruh sesuatu baik produk, mode, budaya, ragam bahasa dan lainnya. Saya lagi-lagi diajak memilah dan memilih juga dituntut untuk memperhtikan lebih mendalam karena hal ini sedang terjadi, bahkan pada diri saya saat ini
IV.
Penutup
Refleksi Pengalaman Belajar
Tugas-tugas dari
pembelajaran mandiri Mata Kuliah Ilmu Kalam ini membuat saya banyak mendapatkan
pengetahuan baru dan juga skill baru yang mana sebagian baru terlihat ketika di
bangku kuliah ini. Terkhusus tugas terakhir ini berupa laporan belajar adalah
hasil dari proses dan perkembangan yang telah saya lalui sebelumnya, satu dua
paragraf mungkin tak cukup menjabarkan pengalaman beharga yang telah saya
dapatkan dari teknik pembelajaran dan juga bimbingan-bimbingan yang telah
beliau sampaikan pada saya. Dengan segala kekurangan yang masih saya upayakan untuk
terus diperbaiki, dengan buku saya dibukakan jendela pengetauan. Akhir kata,
saya mengucapkan terima kasih yang sebanyak-banyaknya kepada Bapak Fadhil yang
telah sabar, dan juga begitu cekatan dalam mengajar juga membimbing setiap
mahasiwanya, semoga Allah senantiasa memberkahi beliau.
Komentar
Posting Komentar